Kurasakan, embun pagi yang sejuk memberikan kesegaran di dalam hati
Rumput-rumput pun tersabit di tengah kegalauan jiwa
Matahari menunjukan sinarnya bahwa ia ingin bangkit dari tidur panjangnya
Udara sejuk di pagi hari siap mengiringi langkahku sepanjang hari…
Waktu seakan berputar, malam pun telah berganti
Langkahku sekian berubah menjadi lelapnya angan serta mimpi-mimpi yang panjang
Surau-surau gelapnya gulita telah kulalui dengan sendirinya
Zaman kulalui seiring dengan berjalannya waktu
Haruskahku memohon pada kenistaan dewa kegelapan
Akan setitik cahaya yang kunantikan di tengah kegelapan
Mungkinkah ku takut menghadapi kelamnya hati yang
Meronta-ronta.
Kurasa tidak…
Di tengah-tengah kehampaan jiwa
Aku mendengar deburan ombak melambung tinggi seperti khayalku
Inginku bukan seperti ini, mengapa…!!
Bayang kalbu menyilaukan bayang-bayang semudi batin yang tersiksa
Haruskahku menanti sang purnama
Di dalam keegoan yang seolah dikuasai oleh amarah dan nafsu semata
Mungkinkah ku mampu, mengalahkan bisingnya jiwa di tengah kehancuran diri
Rasanya diri ini dinaungi kabut hitam yang seolah-olah
Merangkaikan kisah sedih di pagiku ini
Akan, kisah perpisahan sang waktu dan serpihan cinta yang telah hilang…
BY:
Haries Budjana
Kembali:
Beranda
»
curhatku
»
HAKIKAT cinta
»
puisi
»
PUISI ALAM
»
PUISI UMUM
»
RENUNGANKU
»
PAGI INI
PAGI INI

Label:
curhatku,
HAKIKAT cinta,
puisi,
PUISI ALAM,
PUISI UMUM,
RENUNGANKU
Artigos Relacionados:
- KETIKA MALAM MENJEMPUT
- RAGA INI
- TABIR
- VALENTINE PART II
- KEDAMAIAN JIWA
- KEKELIRUAN
- TAMPA SEBAB YANG ADA
- ALFAMU
- HUBUNGAN KAKAK-ADIK
- CAHAYA CINTA MULIA
- KADO ULANG TAHUNKU
- SAAT SEJENAK MENOREH KE BELAKANG
- SUATU HARAPAN
- MERAJUT MIMPI (knitting dreams)
- MENGUKIR KEINDAHANMU
- SELUET SENJA
- MENCARI JEJAKMU
- GERIMIS MENGUSIK SENJA
- SAAT KERINDUAN MERAJAI HATI
- SAHABAT
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Posting Komentar